Jumat, 22 Agustus 2008

Kolektor surya dari aspal

Anda tentu pernah merasakan betapa panasnya aspal di jalan raya saat matahari bersinar terik dan di malam hari pun kita bisa merasakan hangatnya. Karena kemampuan aspal jalanan ini dalam menimpan panas maka peneliti dari Worcester Polytechnic Institute (WPI) menemukan cara untuk merubahnya menjadi sumber energi alternatif yang cukup murah.

Para peneliti mengembangkan kolektor matahari yang bisa merubah jalan aspal atau pun areal parkir menjadi sumber energi listrik atau pemanas air.

Pada saat simposium International Society for Asphalt Pavements di Zurich, Switzerland. Bao-Liang Chen, kandidat PhD di WPI mempresentasikan penelitian mereka. Penelitian tersebut tiak hanya meneliti bagaimana baiknya aspal sebagai kolektor surya tapi juga mendesain agar jalan dan areal parkir lebih baik dalam menyerap energi matahari.

"Aspal memiliki berbagai keuntungan sebagai kolektor surya" kata Mallick. Sebagai contohnya, permukaan aspal dapat terus membangkitkan energi walaupun matahari telah terbenam tidak sama dengan sell surya yang hanya mampu membangkitkan energi saat ada cahaya.

Mallick dan tim nya mempelajari potensi energi yang dibersumber dari aspal dengan pemodelan komputer lewat serangkaian pengujian. Penelitian dilakukan pada aspal (dibentuk seperti lembaran papan) yang dipasang termokopel untuk mengukur penetrasi panas, pipa tembaga yang digunakan untuk mengukur panas yang di transfer ke air yang mengalir.

Air panas yang di dapat dari sistem energi aspal ini dapat digunakan untuk pemanas gedung maupun di industri proses. Bisa juga digunakan untuk penghasil listrik dengan alat termoelektrik generator.

Di laboratorium, aspal ukuran kecil di sinari dengan lampu hologen sebagai pengganti matahari. sedangkan aspal ukuran besar di letakan diluar dan disinari oleh matahari secara langsung sesuai dengan kondisi lingkungan. Dalam penelitian menunjukan bahwa aspal menyerap energi dan temperatur tertinggi di dapat beberapa senti dibawah permukaan aspal tersebut. ini merupakan petunjuk dimana alat penukar panas ditempatkan untuk dapat menyerap energi secara maksimal.

Pengujian juga dilakukan pada berbagai komposisi aspal, mereka menemukan penambahan conductive aggregates seperti quartzite dapat meningkatkan penyerapan panas. Selain itu penggunaan cat khusus untuk mengurangi pemantulan panas.

Sumber: sciencedaily

Read more ...

Kamis, 19 Juni 2008

Pengering Surya

Sebagain dari mata pencarian penduduk Indonesia adalah petani. Hasil - hasil pertanian seperti padi, kopi, jagung, kacang tanah, dll - harus segera dikeringkan sebelum di simpan di gudang.

Karena negara kita negara tropis, biasanya para petani mengeringkan hasil panen langsung dibawah sinar matahari. Hasil pengeringan dibawah sinar matahari memiliki banyak kelemahan, seperti bila hari hujan hasil panen akan rusak.

Pengering surya merupakan pilihan yang tepat karena selain teknologinya sederhana dan mudah dalam pembuatannya.

Cara pengering tenaga surya seperti contoh diatas adalah. Sinar matahari meninari pengumpul energi (solar collector). Udara dalam solar collector akan panas sehingga perbedaan tekanan diantara dalam dan luar solar collector. Perbedaan tekanan akan mengakibatkan aliran udara secara alamiah (konveksi). Aliran udara yang panas ini di alirkan kekotak pengering untuk mengeringkan hasil pertanian.

Sumber: ecobites
Read more ...

Rabu, 18 Juni 2008

Rumah Tenaga Surya

Rumah tenaga surya ternyata bisa menyenangkan, modern, bahkan menarik. Listrik terbatas bukan berarti mengorbankan kemudahan dan kenyamanan yang diberikan oleh pemanas udara, pemanas air, dan penyejuk udara.

Desain rumah tenaga surya akan menghemat energi listrik karena dinding, jendela dan lantai dirancang untuk mampu menyerap dan menyimpan energi panas saat musim dingin dan mendistribusikannya. Serta membuang panas saat musim panas. Karena itu kenyamanan yang diberikan oleh pemanas dan penyejuk udara dapat digantikannya.

Berikut ini adalah lima elemen dasar yang harus saling berkaitan satu dengan lainnya dalam merancang rumah tenaga surya.

Pengumpul, kaca jendela yang besar yang berhubungan langsung dengan matahari harus menghadap 30 derajat ke utara dan tidak boleh terhalang oleh bangunan lain atau batang kayu mulai jam 9 pagi sampai 3 sore.

Penyerap, dinding, lantai dan partisi merupakan benda - benda yang mampu menyerap panas dan menyimpannya.

Thermal mass. adalah material yang bisa menimpan panas dari energi matahari dan terletak dibalik permukaan benda - benda yang bisa menyerap panas seperti lantai (lihat gambar 2)


Pendistribusian. panas yang telah dikumpulkan dan disimpan kemudian didistribusikan atau di sirkulasikan dari satu ruangan ke ruangan lain. Metode untuk mendistribusikan ini bisa secara konduksi, konveksi dan radiasi.

Pengaturan. Alat - alat kontrol perlu digunakan untuk memanfaatkan energi yang telah dikumpulkan seperti termostat untuk mengetahui keadaan temperatur sehingga bisa menghidupkan dan mematikan kipas angin.

Sumber: Inhabitat, eere.energy
Read more ...
 
Keaneka Ragaman dan Serba Serbi | Template Ireng Manis © 2010 Free Blogger Template Ajah for DheTemplate.com - New Free Blogger Template Everyday