Jumat, 17 April 2009

Teknologi Motogp


Menyaksikan Valentino Rossi berduel dengan Casey Stoner di sirkuit tentu menjadi tontonan yang mengasikan dan menegangkan. Bagaimana tidak motor yang di tunggangi oleh para rider di motogp bisa melaju sampai 347 km/jam!

Dengan kecepatan segitu tentu tentu motor di motogp memerlukan teknologi yang handal baik untuk kemanan pembalap maupun kemampuan motor itu sendiri. Mulai dari mesin sebagai penghasil tenaga, rangka, dan ban sebagai penyalur tenaga yang mebuat motor bisa melaju dengan kecepatan tinggi, dan juga helem serta baju pengaman yang dikenakan pembalap sangat menarik untuk di ketahui.

Teknologi MotoGP

Sepeda motor untuk motogp di buat khusus dan memenuhi standar yang dibuat oleh penyelengara motogp. Satu lagi motor dengan kapasitas 800 cc dengan putaran mesin antara 17500 - 18000 ini tidak untuk dijual di pasaran dan tidak boleh di tunggangi dijalanan.

Sepeda motor motogp di buat dari material yang bermutu tinggi dan harga yang selangit seperti, titanium, serat karbon yang di perkuat.

Selain itu motor motogp di persenjatai dengan perangkat elektronik yang canggih termasuk telemetri, engine management systems, kontrol traksi, rem cakram karbon, dan teknologi mesin modern yang diadopsi dari teknologi mesin mobil F1.

Mesin motogp

Mesin Motogp yang digunakan adalah tipe empat langkah (4 tak), bisa terdiri dari dua selinder sampai enam selinder dan mempunyai berat minimal untuk masing-masing jumlah silinder.
  • 2 selinder kebawah berat minimal 133 kg
  • 3 selinder 140.5 kg
  • 4 selinder148 kg
  • 5 selinder 155.5 kg
  • 6 selinder atau lebih berat minimal 163 kg

Rem motogp

Dengan kecepatan puncak yang bisa mencapai 347 km/jam, rem merupakan senjata yang sangat di perlukan oleh para rider di motogp. Dengan rem yang mumpuni di tambah dengan skill, pembalap bisa melakukan overtaking di tikungan.

Rem motor di motogp harus memenuhi ringan, kuat dan tahan panas. Material yang digunakan biasanya serat karbon atau baja untuk cakramnya. Sebagai perbandingan untuk diameter yang sama cakram karbon beratnya 750 gram sampai 800 gram, sedangkan baja 1200 gram sampai 1600 gram.

Selain bahan, desain rem motogp sangat komplit karena akan mempengaruhi stabilitas saat pengereman, selain itu rem untuk masing-masing team di jatah 6 sampai 8 per musim dan di buat oleh dua pabrikan Brembo dan Nissin.

Ban Motogp

Ban merupakan salah satu bagian vital dari motor. Ban berfungsi penahan beban baik saat akselerasi maupun pengereman, meredam getaran, halus saat mengelinding, daya cengkram yang baik dan tentu saja ketahanannya.

Ban motogp dari dua macam ada wet tyres untuk lintasan basah dan slick tyres untuk lintasan kering. Untuk sekali balapan ban ini mampu bertahan untuk jarak 120 km.

Untuk lintasan kering ban motogp mempunyai ulirnya halus, permukaan kontaknya ke aspal maksimal sehingga membberikan daya cengkram yang maksimal.

Ulir pada ban berfungsi untuk meningkatkan daya cengkram (menyerap energi saat karet terdeformasi).

Untuk membuat Ban digunakan berbagai bahan seperti pigmen, zat-zat kimia, kurang-lebih 30 jenis karet yang berbeda, benang-benang, kawat dan sebagainya. Proses lalu dimulai dengan mencampurkan bahan-bahan dasar karet dengan oli proses, warna hitam karbon, pigmen, anti-oksidan, akselerator dan berbagai zat tambahan lainnya. Masing-masing dari bahan ini menambahkan sifat tertentu pada campuran ini.

Helem pembalap Motogp

Saat melaju dengan kecepatan sampai 340 km/jam tentu pembalap motogp perlu perlindungan ekstra, mulai dari baju sampai helem sebagai pelindung kepala.

Helem untuk pembalap motogp harus ringan, tahan benturan, nyaman, serta aerodinamis agar tidak mempengaruhi pembalap saat melaju dengan kencang.

Helem terdiri empat komponen utama yaitu, pelindung luar, bagian dalam, kaca depan dan mekanisme penguat.

Bahan helem terbuat dari fibre glass, karbon, dan campuran Kevlar dan polyurethane yang berfungsi untuk menenyerap energi saat terjadi benturan.

Kaca helem selain berfungsi untuk melindungi mata pembalap dari debu atau partikel. Selain itu kaca helem juga di rancang untuk meminimalkan pengaruh kabut atau hujan pada penglihatan pembalap.

Sistem ventilasi helem juga di desain sedemikian rupa sehingga di dalam helem terasa kering dan nyaman saat di gunakan.

Sumber: motogp


Read more ...

Rabu, 18 Juni 2008

Meningkatkan Daya Mesin


Banyak nya energi yang terbuang percuma pada mesin - mesin mobil dalam bentuk energi panas. BMW Group Research and Engineering berhasil memanfaatkan energi panas itu untuk meningkatkan daya mesin sekaligus mengurangi konsumsi bahan bakar.

Dengan menggunakan mesin 1.8 liter empat silinder, terobosan itu bisa meningkatkan efisiensi 15% dan meningkatkan daya hingga 10kW. Disaat yang sama, 20Nm torsi lagi berhasil digali. Tambahan daya dan torsi ini semata-mata didapat dari pemanfaatan panas exhaust gas dan water cooling yang selama ini terbuang percuma.

Proyek ini diberi nama Turbosteamer dan berdasarkan prinsip kerja mesin uap. Fluida dipanaskan hingga berbentuk uap dalam dua sirkuit dan ini digunakan untuk menggerakkan mesin. Pemasok energi utama adalah sirkuti temperatur tinggi yang menggunakan panas dari gas buang (exhaust) dari mesin pembakaran dalam( internal combustion engine) melaui alat penukar kalor(heat exchanger). Dengan teknologi ini, lebih dari 80% energi panas yang dibuang pada knalpot di daur ulang sehingga polusi pun berkurang.

Uap yang dihasilkan kemudian diarahkan langsung ke expansion unit yang di dihubungkan ke crankshaft mesin. Sebagian besar dari panas yang terbuang diserap sirkuit pendingin mesin, yang bertindak sebagai pemasok energi kedua untuk Turbosteamer.

Sumber : autoblog
Read more ...

Mesin Uap Untuk Mobil



Saat ini mesin uap biasanya digunakan untuk pembangkit tenaga listrik atau kapal laut karena ukurannya dan kemampuanya yang besar dalam menghasilkan energi.

Beberapa tahun lagi mungkin mesin uap dapat dipasang di mobil yang biasa kita lihat. Mesin uap yang dirancang oleh Harry Schoell sangat efisien.



Mesin uap ini bekerja pada temperatur tinggi sehingga lebih efisien. Dan ukurannya pun lebih kecil dari mesin uap biasa karena bekerja dengan tekanan tinggi. Ukuran yang kecil heat losses pun kecil.


Mesin uap ini bisa berbahan bakar biodiesel, etanol maupun minyak bumi bekerja dengan cara membakar bahan bakar dan udara dalam ruang pembakaran hingga temperatur 2000 derajat Fahrenheit sehingga membentuk pusaran (cyclone).


Uap panas akan bersirkulasi di penukar kalor (heat exchanger) sampai mencapai temperatur 1.200 F. Dan pipa dalam silinder mesin akan menggerakan piston. Jika uap sudah dingin akan dialirkan kembali kesistem dan dipanaskan kembali (reheated).


Mesin uap ini dapat mengkonversi uap 46% menjadi torque. Bandingkan dengan mesin uap biasa yang hanya 25 %. Selain itu mesin uap ini juga gas buangnya lebih bersih.

sumber: popsci, cyclonepower
Read more ...

Sabtu, 03 Mei 2008

formula 1 (aerodinamis)

Formula 1 merupakan olah raga yang paling digemari sejagat sesudah sepak bola. Tentu kita penasaaran teknologi apa yang di usung oleh formula 1 ini sehingga bisa melaju lebih dari 300 km/jam.

Hampir semua pabrikan besar ikut dalam lomba jet darat ini seperti Ferrari, Toyota, Mersedes. Gambar disamping adalah formula 1 asal negeri spageti yaitu Ferrari.

Pada dasarnya formula 1 hampir sama dengan mobil biasa memiliki mesin, transmisi, suspensi, roda dan rem. Bedanya formula 1 dirancang untuk satu penumpang untuk kecepatan tinggi. Formula 1 dengan mudahnya mencapai kecepatan 300 km/jam!



Komponen pokok dari formula 1 adalah sistem aerodinamis dan sistem mekanis. Yang termasuk sistem aerodinamis adalah sayap depan, sayap belakang, difuser, barge boards, Chimneys. Sistem mekanis berupa mesin, suspensi, rem, ban, bahan bakar dan sasis. Sistem pendukung seperti perangkat elekronik, kokpit dan sistem kemudi.

Kunci utama formula 1 dapat mencapai kecepatan tinggi karena sistem aerodinamis benar-benar dirancang sedemikian rupa selain ditunjang dengan kemampuan mesin. Sistem ini mampu mengurangi tahanan udara dan memperbesar daya downforced.





Sayap depan merupakan bagian yang fital sekali karena bagian ini pertama kali bersentuhan dengan udara. Bagian ini dapat menghasilkan 25 - 40 % downforced dari formula 1. Efek dari udara yang melewati sepanjang mobil formula 1 akan sangat berpengaruh untuk seluruh pegerakannya. Maka sayap depan sangat berpengaruh sekali.



Sayap belakang berfungsi untuk menjaga roda belakang tetap pada posisinya. sayap belakang ini dapat menghasilkan downforced sekitar 30 %.

Tapi masalahnya sayap belakang ini akan meningkatkan hambatan udara (air drag). Untuk itu desainer harus mensiasati penggunaan sayap belakang ini. Untuk sirkuit yang mempunyai trek panjang semacam monza italia yang membutuhkan top speed.

Biasanya desainer memperkecil sudut atau kemiringan sayap belakang agar hambatan udara berkurang. Sebaliknya untuk sirkuit yang banyak tikungan semacam Austria, sudut sayap belakang diperbesar agar downforce meningkat dan formula 1 tidak nyosor keluar lintasan.




Difuser berfungsi untuk menjamin udara yang melewati bagian bawah lantai formula 1 dapat mengalir dengan lancar. Difuser biasa ditempatkan di antara mesin dan gearbox. Diffuser akan memperbesar downforce. Jadi prinsipnya tekanan udara dibawah formula 1 harus lebih rendah dari tekanan udara diluar agar mobil tetap mencekram lintasan.



Barge boards berfungsi untuk memperlancar udara yang terganggu akibat dari pergerakan roda depan. Udara yang mengenai barge boards diarahkan menjadi dua bagian. pertama diarahkan ke side pods yang berfungsi untuk mendinginkan mesin. yang kedua diarah kan keluar berfungsi untuk mengurangi drag





Sumber : Howstuff, f1 country, gambar 3 , bbc sport


Read more ...

Jumat, 25 April 2008

Cara kerja mesin 4 tak





Cara kerja mesin 4 langkah (4 tak) ada empat macam yaitu : langkah hisap, langkah kompresi, langkah pembakaran dan langkah buang.


Langkah hisap. Piston bergerak kebawah (gambar 1), katup hisap terbuka dan katup buang menutup. Campuran udara dan bahan bakar dihisap masuk (melalui katup hisap)












Langkah kompresi. Piston bergerak keatas kedua katup menutup. Udara dan bahan bakar dimampatkan
















Langkah pembakaran. Sesaat sebelum piston mencapai puncak busi memercikan bunga api dan membaka campuran oksigen dan udara. Tekanan meningkat dan mendorong piston kebawah (kedua katup menutup). Daya mekanik inilah yang dimanfaatkan untuk menggerakan mesin.















Langkah buang. Setelah piston mencapai akhir dari langkah, katup buang membuka piston bergerak keatas mendorong sisa pembakaran keluar menuju knolpot.









Siklus ini terus berulang (piston bergerak keatas dan kebawah). Gerakan piston keatas dan kebawah ini dimanfaatkan dengan cara merubahnya menjadi gerakan memutar dan dihubungkan ke gear box.


Komponen-komponen mesin 4 tak adalah: Busi berfungsi untuk memercikaan api, katup berfungsi untuk menutup menutup lubang silinder, piston berfungsi untuk mengatur volume ruang pembakaran, batang penghubung berfungsi untuk menghubungkan piston dengan crankshaft, crankshaft merubah gerakan naik turun piston (vertikal) menjadi gerakan memutar.

sumber : keveney
Read more ...
 
Keaneka Ragaman dan Serba Serbi | Template Ireng Manis © 2010 Free Blogger Template Ajah for DheTemplate.com - New Free Blogger Template Everyday